Spesies Protoceratops
Protoceratops (/ ˌproʊtoʊˈsɛrətɒps /; dari bahasa Yunani proto- / πρωτο- "first", cerat- / κερατ- "horn" serta -ops / -ωψ "face", berarti "muka bertanduk pertama") [1] ialah genus domba dinosaurus ceratopsian herbivora memiliki ukuran panjang (1,8 m), dari Jaman Kapur Atas (step Rumania) yang saat ini namanya Mongolia. Itu ialah anggota Protoceratopsidae, sekumpulan dinosaurus bertanduk awal. Tidak seperti ceratopsians selanjutnya, bagaimana juga, itu ialah makhluk yang semakin lebih kecil yang tidak mempunyai sundul yang bertumbuh secara baik serta menjaga beberapa karakter fundamen yang tidak nampak pada genera setelah itu.
Protoceratops mempunyai embel-embel leher besar yang peluang dipakai untuk tempat pajangan untuk mengagumkan anggota spesies yang lain. Tesis lain mengenai manfaatnya termasuk juga perlindungan leher serta penahan otot rahang, tapi kerapuhan dari frill serta leverage yang jelek yang ditawarkan oleh beberapa situs lampiran yang kemungkinan di sini membuat beberapa ide ini tidak logis. Diterangkan oleh Walter W. Granger serta W.K. Gregory di tahun 1923, Protoceratops sebelumnya dipercaya untuk leluhur dari ceratopsians Amerika Utara. Beberapa periset sekarang ini memperbedakan dua spesies Protoceratops (P. andrewsi serta P. hellenikorhinus), beberapa berdasar ukuran semasing.
Pada 1920-an, Roy Chapman Andrews mendapatkan fosil telur di Mongolia yang didefinisikan untuk punya dinosaurus ini, tapi yang rupanya ialah punya Oviraptor.
